Kanopi Fiber Lengkung, Proses Pemasangan dan Estimasi Biayanya

Posted on

Memasang kanopi di hunian atau bangunan bisa menjadi langkah cerdas untuk menambah kenyamanan sekaligus estetika. Bagaimana tidak, selain sebagai pelindung dari panas matahari dan hujan, kanopi juga mampu menambah karakter bangunan. Salah satu model yang banyak dipertimbangkan saat ini adalah kanopi fiber lengkung.

Kanopi Fiber Lengkung
Istock

Kanopi Fiber Lengkung dan Daya Tariknya

Seperti namanya, kanopi fiber melengkung merupakan jenis atap pelindung berbahan fiber. Biasanya fiber resin atau fiber glass yang dibentuk melengkung mengikuti struktur rangka. Model lengkungan ini bukan hanya unggul dari sisi tampilan, melainkan juga fungsional.

Dimana bentuknya yang melengkung memudahkan air hujan mengalir tanpa mengendap. Sehingga mengurangi risiko bocor atau kerusakan pada permukaan kanopi. Bahan fiber itu sendiri terkenal ringan namun cukup kuat daripada logam seperti galvalum.

Dalam hal fleksibilitas, serat fiber dapat dibuat semi-transparan, sehingga cahaya tetap bisa masuk tanpa terlalu silau. Selain itu, fiber memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi. Sehingga aman untuk daerah dengan kelembapan tinggi atau dekat pantai.

Pemasangan Kanopi Melengkung Bahan Fiber

Kanopi fiber lengkung biasanya terpasang di area terbuka yang tetap memerlukan perlindungan tanpa menghalangi cahaya sepenuhnya. Beberapa lokasi pemasangan favorit meliputi carport, taman rumah, area jemur, balkon, hingga cafe-cafe semi outdoor.

Dalam hal struktur penyangga, kanopi fiber lengkung bisa kita padukan dengan berbagai jenis rangka. Dua yang paling umum adalah rangka besi hollow galvanis dan baja ringan.

Rangka hollow galvanis untuk kanopi terkenal kokoh dan tahan karat. Cocok pada kanopi dengan bentang lebih luas. Keunggulan lainnya adalah tampilannya yang bisa lebih rapi dan elegan jika finishing-nya baik. Namun, dari segi harga dan bobot, hollow galvanis biasanya mahal dan berat, sehingga perlu pondasi kuat.

Di sisi lain, rangka baja ringan lebih ekonomis dan mudah dalam proses instalasi karena bobotnya yang ringan. Meski begitu, untuk aplikasi lengkung, baja ringan mungkin membutuhkan teknik pengerjaan yang lebih presisi.

Tujuannya agar bisa mengikuti kontur lengkungan dengan baik dan tidak mudah melengkung secara tidak sengaja. Sementara itu, dari sisi tampilan, baja ringan juga sedikit kurang menarik. Apalagi jika tidak mendapat finishing cat atau penutup tambahan.

Estimasi Waktu Pemasangan dan Biaya

Jika menilik dari pemasangannya, waktu pemasangan kanopi fiber lengkung umumnya memerlukan 2 hingga 4 hari. Tergantung pada ukuran area dan kompleksitas desain.

Untuk ukuran standar seperti 3×5 meter, waktu pengerjaan biasanya hanya memakan waktu sekitar 2 hari jika semua material sudah tersedia dan cuaca mendukung. Namun, untuk ukuran lebih besar seperti 4×8 meter atau yang melibatkan bentuk lengkung ganda, bisa memakan waktu hingga 5 hari.

Dari sisi biaya, harga pemasangan kanopi melengkung bahan berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1.500.000 per meter persegi. Ini dapat berbeda tergantung jenis fiber, ketebalan, serta bahan rangka.

Misalnya, kanopi fiber lengkung ukuran 3×5 meter dengan rangka baja ringan bisa sampai Rp10 jutaan. Sedangkan jika menggunakan rangka hollow galvanis, harganya bisa naik hingga Rp 16 jutaan.

Kanopi Melengkung Fiber vs Spandek

Dalam praktiknya, fiber kerap dibandingkan dengan kanopi spandek lengkung. Spandek yang terbuat dari campuran aluminium dan seng, memang sangat kuat dan tahan lama.

Berdasarkan YouTube RUMAHNESIA, sebuah hunian mengaplikasikan model kanopi spandek lengkung berukuran 3 meter. Penempatan yang cukup tinggi dari lantai serta garis lengkungan tipis membuat tampilannya semakin luas. Sebagai antisipasi saat hujan, terdapat pipa di sisi kiri dan kanan. Modelnya memang unik, kendati begitu mereka memiliki kekurangan yakni suara berisik saat hujan.

Sebaliknya, fiber memberikan tampilan lebih bersih dan fleksibel. Warna serta tingkat transparansinya bisa kita sesuaikan. Memungkinkan sinar matahari masuk dengan lembut ke dalam area bawah kanopi.

Dalam hal perawatan, fiber juga relatif praktis dan tidak mudah karatan. Meski tidak berisik saat hujan, fiber punya harga relatif mahal. Mengingat kanopi spandek bisa lebih murah sekitar 20–30% daripada fiber dengan ukuran maupun rangka yang sama.

Dengan mempertimbangkan kenyamanan, estetika dan ketahanan terhadap cuaca, banyak pemilik rumah modern mulai melirik kanopi fiber lengkung. Kendati biaya awal lebih tinggi, tentu ini dapat menjadi investasi jangka panjang. Khususnya dalam mempercantik tampilan luar rumah tanpa mengorbankan fungsi pelindungnya. /Edita